Mengenal Sejarah dan Budaya Suku Mori

Suku Mori dikenal sebagai masyarakat atau penduduk Kerajaan Mori yang wilayahnya terletak di pesisir timur Propinsi Sulawesi Tengah, tepatnya disekitar Teluk Tomori atau yang juga lazim disebut Teluk Tolo (diapit oleh jazirah tenggara dan jazirah timur laut pulau Sulawesi). Kerajaan Mori adalah salah satu kerajaan yang berkembang di Indonesia.

Continue reading “Mengenal Sejarah dan Budaya Suku Mori”

Peranan Masyarakat dalam Suatu Usaha Pertambangan

Membaca salah satu artikel pada website VOA (Wakil Menteri ESDM : Warga Sekitar Harus Dilibatkan dalam Industri Pertambangan) Tertanggal 27 Desember 2011, saya langsung tertarik untuk menulis postingan baru di blog saya. Dalam artikel itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Widjajono Partowidagdo mengatakan bahwa jika masyarakat tidak dilibatkan maka berpotensi muncul gejolak seperti tragedi di Bima, NTB pada 24 Desember 2011 lalu, karena masyarakat menolak izin eksplorasi tambang emas yang dikhawatirkan akan merusak lingkungan. Ya, memang harus demikian!!! Masyarakat adalah suatu bagian yang tidak terpisahkan dengan suatu kegiatan usaha yang akan beroperasi di daerahnya sendiri.

Continue reading “Peranan Masyarakat dalam Suatu Usaha Pertambangan”

FOPLI Morowali | Berbicara apa adanya….

Lahirnya Forum Peduli Lingkungan (FOPLI) Morowali sebagai organisasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup dan juga selaku Control of Social, merupakaan kebanggaan dan perlu didukung bahkan perlu saling bergandengan tangan dengan semua masyarakat khususnya yang ada di Kota Kolonodale, dalam upaya untuk menyelamatkan kelestarian lingkungan hidup demi kesejahteraan bahkan keselamatan setiap masyarakat yang mendiami Kota Kolonodale.

Continue reading “FOPLI Morowali | Berbicara apa adanya….”

Keselamatan Terancam | Masyarakat melakukan aksi demo

KOLONODALE Keprihatinan masyarakat Kota Kolonodale seperti dalam tulisan saya sebelumnya  dengan kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT. Mulia Pasific Resources (MPR) dan PT. Graha Sumber Mining Indonesia (GSMI) dengan mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten  Morowali, semakin mendesak untuk melakukan aksi yang sekiranya ini akan menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah bahkan Pemerintah Pusat. Salah satu organisasi peduli lingkungan yang terbentuk dalam Forum Peduli Lingkungan (FOPLI) Morowali, yang dimotori oleh Bpk. Hamid Samana Guntur SP, kembali melakukan Aksi Diam untuk yang kedua kalinya pada hari Sabtu 17 Desember 2011, dimulai dengan menyusuri jalan-jalan kota Kolonodale dan berakhir dengan kegiatan penanaman pohon di pintu masuk areal pertambangan PT. MPR dan PT. GSMI.

Continue reading “Keselamatan Terancam | Masyarakat melakukan aksi demo”

Berkarya Untuk Wita Mori


Memasuki awal bulan Desember 2011 yang merupakan bulan yang sangat menyita waktu khususnya bagi umat Kristiani melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam menyambut dan merayakan hari Natal, CV. OP EVENT tanpa mengenal lelah terus melakukan kegiatan dalam rangka pembuatan Video Clip Album Pop Mori Vol. 2.
Pengambilan gambar dimulai dari Desa Tiwa’a Kec. Mori Utara (Perbatasan wilayah Kabupaten Morowali dan Kabupaten Poso), kemudian menyusuri beberapa obyek wisata yang ada di wilayah Kecamatan Lembo (Desa Korowalelo, Lemboroma, dll), menyusuri obyek-obyek yang menampilkan suasana pedesaan dengan kegiatan sehari-hari masyarakat mori yang berada di wilayah Kecamatan Petasia (Desa Sampalowo, Onepute, Tompira, dll) dan berakhir di Desa Ungkea Kecamatan Petasia Timur dengan obyek wisata lautnya.

Continue reading “Berkarya Untuk Wita Mori”

Tambang Morowali | Berkah atau Petaka?

Kabupaten Morowali dikaruniai sumberdaya alam yang relatif melimpah karena mempunyai kandungan sumberdaya tambang yang tersebar di seluruh wilayah. Sumberdaya tambang tersebut bervariasi mulai dari bahan tambang golongan C sampai golongan B, maupun golongan A. Khusus untuk bahan tambang golongan C (Nickel) tersebar di beberapa kecamatan yaitu Petasia, Bungku Tengah, Bungku Barat, Bungku Selatan, Bahodopi, dan Soyo Jaya, dengan satuan formasi Tetambehu (Jtl).

Continue reading “Tambang Morowali | Berkah atau Petaka?”

MOROWALI BELUM PERNAH TERSENYUM

Sejak diterbitkannya Undang-Undang No. 51 Tahun 1999 yang menetapkan pemekaran Kabupaten Morowali dari Kabupaten induknya Kabupaten Poso – Sulawesi Tengah, yang berkedudukan di Kolonodale sesuai amanah “sementara” dalam Undang – Undang tersebut, kemudian pada Tahun 2005 hijrah ke Bungku, sampai dengan saat ini Kabupaten yang sedang berkembang ini terus menuai berbagai permasalahan.

Permasalahan pertama (Tahun 2004-2007), soal tarik menarik antara Bungku dan Kolonodale soal penetapan Ibukota Kabupaten defenitif. Berbagai gejolak terjadi saat itu, yang semuanya diawali dengan demo masyarakat dari kedua belah pihak (Bungku dan Kolonodale – Lembo – Mori Atas). Pada puncaknya, terjadipembakaran Kendaraan Dinas Kabupaten Morowali di Bungku, dan juga terjadi pembubaran bahkan pengrusakan basecamp msyarakat di Kampung Bugis (Kolonodale) oleh Satuan Brimob Morowali pada saat masyarakat melakukan sweeping kendaraan Pertamina yang mendistribusikan BBM ke Bungku.

baca selengkapnya